Haloo sobat Teknik SIpil Indonesia kembali lagi di zona sipil. Sue ora jamu, minum jamu biar tidak makan pil, sudah lama tidak ketemu, ketemu lagi di Zona Sipil.

zona sipil pada kali ini akan membahas  Parameter umum dalam merencanakan jembatan perlu memperhatikan banyak hal. Hal-hal yang mesti diperhatikan dalam merencanakan jembatan agar dapat terlaksana dengan baik adalah

1. Umur rencana jembatan

Umur rencana jembatan yang setandar biasaya di gunakan adalah 50 tahun dan jika jembatan khusus ( seperti jembatan suramadu, jembatan musi, jembatan holtekamp dll) adalah 100 tahun. Umur rencan untuk jembatan permanen minimal 50 tahun. Umur rencana pada jembatan biasanya dipengaruhi oleh material / bahan jembatan dan aksi lingkungan (daya dukung lingkungan) yang mempengaruhi umur jembatan itu. Jembatan dengan umur rencana lebih Panjang harus direncanakan untuk aksi yang mempunyai periode ulang lebih Panjang.

2. Geometrik

Lebar jembatan ditentukan berdasarkan kebutuhan kendaraan yang lewat setiap jam pada ruas yang akan dilayani jembatan tersebut. Makin ramai kendaraan yang lewat maka dipelukan lebar jembatan yang lebih besar pula.untuk membeikan kenyamanan dan rasa aman bagi pemakai jembatan, maka lebar lantai jembatan ditentukan mengunakan rumus sebagai berikut :

    • Lebar jembatan minimum jalan nasional kelas A adalah 1+7+1 meter, dan untuk kelas B adalah 0.5+6+0.5 meter.
    • Tidak boleh lebih kecil dari lebar jalan.
    • Memenuhi standar lebar jalur lintas sebesar n ( 2.75-3.5) meter, dimana n = jumlah lajur lalulintas.

3.Ruang bebas vertical dan horizontal

Ruang bebas adalah jarak jagaan yang diberikan untuk menghindari rusaknya struktur atas jembatan karena adanya tumbukan dari benda-benda hanyutan / benda-benda yang lewat dibawah jembatan. Clearing (ruang bebas) vertical diukur dari permukaan air banjir sampai batas paling bawah struktur jembatan. Besarnya clearing bervariasi tergantung dari jenis sungai dan benda yang ada di bawah jembatan. Sedangkan untuk horizontal clearing ditentukan bersasarkan kemudahan navigasi kapal yang sudah ditentukan oleh US Guide specification horizontal clearing

4. Permukaan datar Jalan dengan jembatan sejajar

Pada Permukaan jalan yang akan masuk ke bidang datar jembatan harus di sesuaikan supaya tidak memberikan beban kejut pada jembatan sehingga tidak menyebabkan kerusakan struktur pada jembatan akibat lonjakan beban yang memasuki area jembatan.

5.Lokasi penempatan jembatan

Pemilihan lokasi untuk pembuatan jembatan tenentunya dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah:

      1. Teknik : aliran sungai dan keadaan tanah. Aliran sungai dan alir sungai yang stabil serta tidak pada belokan sungai dan diusahakan mendapatkan bentang yang terpendek dari sungai yang akan dibangun jembatan.
      2. Sosial : Tingkat kebutuhan lalulintas warga yang akan menguanakan jembatan tersebut, menghubungkan desa dengan desa desa dengan fasilitas pemerintahan dan lain sebagainya.
      3. Estetika : Keindahan yang di dapat dari jambatan yang dibangun.

6.Material

Material merupakan kunci utama ketahanan infrastruktur yang akan kita bangun.

 

Author Image
admin

6 thoughts on “

  1. Very interesting info !Perfect just what I was searching for! “It is our choices…that show what we truly are, far more than our abilities.” by J. K. Rowling.

Leave a Reply

Your email address will not be published.