Pengertian, Persyaratan teknis dan Analisis Perhitungan Pondasi Sumuran

Pengertian, Persyaratan teknis dan Analisis Perhitungan Pondasi Sumuran

Zonasipil.com – Pondasi sumuran pasti sudah ada yang tahu dan juga ada yang masih ingin tau tentang pondasi sumuran kan, kali ini zona sipil akan membahas mengenai Pengertian, Pesyaaan teknis dan analisis perhitunan Pondasi sumuran. Pondasi sumuran merupakan pondasi yang dibangun dengan menggali tanah yang penampangnya berbentuk lingkaran dan setelah itu dilakukan pengecoran dengan beton atau pasangan batu kali. Pada umumnya pondasi sumuran di gunakan untuk membuat pondasi pada jembatan.

Untuk membuat pondasi sumuran ada persyaratan teknis yang harus di penuhi diantaranya :

a. Tekanan dari konstruksi bagian bawah pondasi sumuran harus lebih kecil atau sama dengan tegangan izin tanah (σ ≤ σ Ijin)

b. Pondasi sumuran harus aman terhadap penurunan yang berlebihan oleh karenanya harus  benar -benar di rencanakan dengan baik terlebih dahulu,

c. Pondasi sumuran harus aman terhadap pengerusan atau kedalaman pondasi harus lebih besar terhadap kedalaman maksimum pengerusan. Jika kedalaman pondasi lebih kecil dari kedalaman maksimum penerusan maka diperlukan pendalaman terhadap pondasi tersebut.

d. Diameter sumuran disarankan minimal 1,5 m untuk memudahkan pengerjaan.

Di atas merupakan persyaratan-persyaratan teknis mengencai cara pembuatan pondasi sumuran, selain persyaratan teknis tentang cara pembuatanya, zona sipil kali ini akan membahas mengenai  cara melakukan analisis terhadap pondasi sumuran.

Berikut ini Analisis perhitungan pondasi sumuran.

a. Stabilitas terhadap guling 

Kesetabilan struktur terhadap kemungkinan terguling dapa di hitung dengan pesamaan sebagai berikut :

Sf Guling = ΣMp/ΣMa   ≥ 2.0

Dimana :

  •  ΣMa = Jumlah dari momen-momen yang menyebabkan struktur terguling dengan pusat di titik A
  •  ΣMp = Jumlah dari momen-momen yang mencegah setruktur terguling dengan titik pusat di titik A

b. Ketahanan terhadap geser 

Keseabilan pondasi dari gaya geser yang akan menggangu kesetabilan pondasi tersebut.

Sf Geser = ΣFa/ ΣFd ≥ 2.0

Dimana :

  • ΣFd = Jumlah dari gaya-gaya horizontal yang menyebabkan struktur bergeser.
  • ΣFa = Jumlah dari gaya-gaya horizontal yang mencegah bergesernya struktur.

 

c. Daya Dukung Tanah Dasar

Tekanan yang disebabkan oleh gaya-gaya yang terjadi pada dasar pondasi sumuran harus dipastikan lebih kecil dari daya dukung ijin tanah

σ = ΣV/ A ≤ σ Tanah

  • Catatan

Jika σ Max ≥ σ ijin dan σ min ≤ 0 terjadi maka lebar pondasi B perlu diperbesar atau lebar diameter D perlu di perbesar .

 

Demikian penjelasan mengenai Pengertian, Analisis terhadap pondasi sumuran dari zona sipil, jika ada yang masih dirasakan ragu silahkan komen pada kolom komentar di bawah …

Author Image
admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.